


RELAWAN99 SEDANG MELUKIS TULISAN IASmo TERBESAR DI MAMAJANG
WARGA MAMAJANG MEMBUAT POSKO 99 (saking idolanya warung di cet orange)

Mega Titip IASmo ke PalagunaTahun ini, Makassar menggenapi usianya yang ke-400. Usia yang semakin menegaskan tentang bagaimana posisi sentral Makassar dalam sejarah negeri ini, dan juga menjadi bagian sejarah dunia. Berabad-abad lalu, Makassar telah memposisikan dirinya sebagai kota utama dan menjadi sentral layanan kehidupan manusia yang menyambanginya dari berbagai belahan bumi.
Sebagai pemimpin Makassar, saya bersyukur bisa merasakan dan mengantarkan Makassar menuju usia yang relatif tua itu. Makanya, menjadi tekad saya untuk berkerja dengan sekuat tenaga mempertahankan reputasi Makassar sebagai Gate of Eastern Indonesia (Pintu Gerbang Indonesia Timur) dan bercita-cita untuk melambungkan Makassar menjadi kota utama di Indonesia dan dunia. Untuk itulah, Makassar mutlak menjadi the Family Room of Indonesia, menjadi kota dengan pelayanan penuh kekeluargaan. Kota ini mesti menjadi tempat yang nyaman bagi pendatangnya, terutama para pebisnis yang ingin menanamkan modalnya.
Kita sangat yakin dengan pelayanan yang baik itu, maka arus modal yang masuk menjadi lebih besar dan pada ujungnya akan menggerakkan potensi ekonomi rakyat dan berimbas pada peningkatan kesejahteraan warga Makassar. Dengan Pola Dasar Pembangunan melalui visi, ‘’Makassar adalah Kota Maritim, Niaga, Global, Budaya dan Jasa yang Berorientasi Global, Berwawasan Lingkungan dan Paling Bersahabat,’’ pemerintah bersama dengan warga Makassar menyongsong kehidupan yang lebih baik di kota ini.
Masih banyak mimpi dan rencana-rencana yang ada di kepala saya untuk Makassar. Waktu lima tahun kepemimpinan rasanya tidak cukup untuk membangun semuanya. Tetapi, setidaknya torehan hasil selama empat tahun lebih kepemimpinan saya di Makassar, sedikit banyak telah membawa perubahan bagi kota ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam menyelesaikan tugas memimpin kota ini. Terima kasih kepada seluruh warga kota yang telah memberikan sumbangsih besarnya dalam dukungannya terhadap kesuksesan semua program pemerintah kota.(Sebuah Fakta)
Siapapun akan mengakui, melihat Makassar lima tahun lalu, dengan Makassar yang ada sekarang, pasti akan jauh berbeda. Infrastruktur kota yang lebih maju dan lengkap, menegaskan arah Makassar menuju kota megapolitan semakin kentara.
Infrastruktur jalan yang makin lengkap dengan berbagai pembangunan jalan lingkar, fly over dan perluasan jalan tol serta pelebaran jalan makin menegaskan kesiapan Makassar dalam menyongsong predikat sebagai kota utama di Indonesia.
Gedung-gedung pencakar langit yang menembus cakrawala Makassar, juga mengaskan bahwa Makassar benar-benar tengah bersiap tinggal landas menuju megapolitan yang sebenarnya.
Ilham Arief Sirajuddin, menjadi orang nomor satu di Makassar ketika perkembangan kota ini berada dalam taraf seperti itu. Meski kita menghormati kemampuan pemimpin-pemimpin Makassar sebelum Ilham, tetapi kondisi Makassar di bawah kepemimpinan Ilham sungguh lebih kompleks.
Tak bisa dipungkiri, selama empat tahun lebih ini, Ilham telah membawa Makassar ke arah yang lebih baik. Pertumbuhan ekonomi yang meroket dari tahun ke tahun dan melampaui pertumbuhan rata-rata nasional, menunjukkan betapa Ilham telah memberikan sumbangsih besarnya pada kesejahteraan warga kota ini. Jika pada tahun 2005 pertumbuhan hanya tercatat 7,16 persen, maka pada tahun 2006 lalu meroket hingga mencapai 10,17 persen (Data BPS Makassar). Investasi juga melambung yang dibuktikan dengan besaran nilai investasi yang masuk hingga tahun 2007 yang mencapai Rp 8 triliun lebih. Sebuah pencapaian yang mencenganngkan karena di awal kepemimpinan Ilham di tahun 2004 angka investasi hanya menunjukkan posisi sekitar Rp 1,1 triliun.
Imbasnya, lapangan kerja makin terbuka. Angka pengangguran terus menurun, dari tahun 2004 yang mencapai 42.430 orang, menjadi hanya 26.319 orang pada tahun 2005. Artinya, dalam tempo setahun 16.111 orang yang berhasil mendapatkan pekerjaan.
Berbagai program terobosan juga Ilham lakukan, terutama dalam peningkatan kualitas hidup warga kota ini. Program Makassar Bersih yang ia luncurkan sesaat setelah terpilih menjadi walikota, langsung mengubah wajah kota. Sampah yang sebelumnya menjadi masalah pelik Makassar, sudah bisa diatasi dengan berbagai terobosan dalam bidang kebersihan.
Sektor Pendidikan yang memang menjadi target utama dan menjadi salah satu konsentrasi Ilham begitu terpilih, akhirnya memang mendapat bagian yang lebih banyak. Sadar akan banyaknya warga kota yang belum mampu menyekolahkan anaknya karena keterbatasan biaya, Ilham kemudian membuat kebijakan penggratisan pendidikan pada beberapa sekolah terutama di daerah pinggiran. Tahun 20007 lalu, sudah ada 18 sekolah yang terdiri dari 15 SD dan 3 SMP yang digratiskan. Secara bertahap, jika dana memungkinkan maka di tahun 2010 mendatang, semua sekolah di Makassar akan berusaha digratiskan. Komitmen itu dibuktikan Pemerintah Kota dengan terus menggenjot anggaran pendidikan gratis menjadi Rp 5 miliar tahun ini, atau meningkat tajam dibanding alokasi Rp 2 miliar di tahun 2007 lalu. Genjotan bidang pendidikan itu membawa hasil nyata dengan posisi Makassar secara nasional yang mampu menembus posisi 10 besar dari sebelumnya yang hanya berkutat pada posisi 15 dan 17.
Ilham mampu dengan leluasa mengumbar banyak program yang bertujuan untuk kesejahteraan warga kota karena kemampuannya menggenjot pandapatan asli Makassar. Tahun 2004, PAD Makassar hanya menunjukkan angka Rp 87, 4 miliar. Namun, tiga tahun berselang, angka itu naik berlipat menjadi Rp 138 miliar di tahun 2007 lalu. Jika semua rencana berjalan sesuai yang ditargetkan, maka tahun 2009 ditargetkan mencapai angka Rp 189 miliar.
Berdasar dari semua keberhasilan itu, maka Ilham tak ragu menampilkan wajah Makassar yang sesungguhnya di mata dunia. Bertepatan dengan peringatan 400 tahun Makassar, tahun 2007 lalu, diluncurkan sebuah tagline bertajuk Great Expectation, yang berarti datang, lihat dan buktikan. Tagline ini bermakna luas sebagai bentuk kepercayaan diri yang besar dari pemerintah kota dalam memperkenalkan Makassar ke dunia luar. Makassar kini betul-betul tak tertahankan lagi dalam menatap sebuah era baru, era Makassar Megapolitan.
Penghargaan
| Tuesday, 10 June 2008 | |
| Makassar, Pengadilan Negeri (PN) Makassar menolak gugatan Citizen Law Suite (CLS) terkait kebijakan pemerintah merevitalisasi Karebosi karena dinilai menyalahi aturan. “Berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen serta saksi, revitalisasi Karebosi memiliki dasar hukum yang jelas. Selain itu,menunjang pembangunan, meningkatkan PAD dan didukung oleh masyarakat. Sehingga gugatan CLS atas revitalisasi karebosi dinyatakan ditolak,” kata Hakim Ketua Ohan Burhanuddin didampingi Yulman serta Syarifuddin Umar. Dia menjelaskan, dalam gugatan CLS, akibat revitalisasi Karebosi, komersialisasi telah mengubah fungsi asal lapangan itu sebagai fasilitas umum dan lapangan olahraga. Namun oleh Hakim,Ohan menyatakan,revitalisasi adalah bagian dari optimalisasi aset daerah tanpa mengubah fungsi sebenarnya.Apalagi penggugat tidak memiliki dasar yang kuat untuk menggugat dengan alasan tersebut. Pasalnya, revitalisasi belum sepenuhnya selesai. Ohan Burhanuddin yang dikonfirmasi menyatakan, berdasarkan surat-surat dan dokumen serta pemeriksaan saksi, revitalisasi Karebosi memiliki landasan hukum yang kuat.Atas rencana banding penggugat, pihaknya mendukung langkah tersebut. Apalagi CLS diatur adalah yang pertama kali di Makassar. (haryuna rahman-sin) |
Inilah Potret Pendukung IASmo ...para Relawan Yang selalu setia mendukung PASANGAN YANG TERUJI & TERPERCAYA IASmo.....

TURUT Hadir Para Relawan 99 bersama para kolega - kolega nya....
Foto Bersama Partai-Partai Pendukung IASmo Ilham Arief Sirajuddin & Supomo Guntur ciri Khas sang Walikota IAS adalah JEMPOL...nya...dongk......
Bersama Para Pendukung Zulkarnaein Arief , Bahar Ngitung, Rusdin Abdullah. Ibu Sohra Ustad
Penandatanganan Kesepakatan Partai-Partai Pendukung IASmo...
Para Hadirin undangan yang menghadiri Acara Deklarasi Pasangan IASmo Ilham & Supomo
| Aparat Pemkot ikuti TOT e-Procurement | | |
| Tuesday, 13 May 2008 | |
| Jakarta, Sehubungan dengan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk mulai menerapkan pakta integritas dalam pengadaan barang dan jasa. Agar terhindar korupsi, kolusi, dan nepotisme, tahun ini tender proyek pemerintah dilaksanakan secara online. Dimana akan melalui suatu proses pelelangan secara elektronik (e-Procurement). Peluncuran penerapan Pakta Integritas yang sebelumnya dilaksanakan di Balaikota Makassar, Kamis (8/5). Akan saling bersinergi dengan e-Procurement. Selain menjamin transparansi, sistem online dalam tender ini akan mengurangi intensitas pertemuan antara kontraktor dengan pemerintah. Dengan demikian, peluang untuk melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme menjadi kecil. TOT (training of trainer) yang diikuti aparat Pemkot Makassar dilaksanakan di LPSE Bappenas Plasa Bumi Daya selama 4 hari. Selama mengikuti TOT, aparat pemkot akan mendalami tentang Kebijakan E-Proc, Penjelasan teknis dan pelatihan simulasi Help Desk, Penjelasan teknis untuk Validator, Presentasi E-Proc PPK dan Panitia, Training simulasi E-Proc untuk Panitia dan PPK Sistem yang akan digunakan nanti akan berkerja dengan alur kurang lebih sebagai berikut; untuk mendaftar rekanan itu dimulai dari halaman depan situs LPSE berupa link pendaftaran dibawah form untuk login. Hal yang harus dimengerti bahwa dalam pendaftaran ini diperlukan alamat email rekanan yang valid dan email ini harus fix dan terus dipakai dalam proses atau langkah selanjutnya. Apabila selesai, sebuah email konfirmasi akan dikirimkan ke email rekanan yang memberikan sebuah link untuk melanjutkan proses ke pengisian form data rekanan. Apabila sudah memasukkan data perusahaan di form pendaftaran tadi, maka rekanan tinggal menunggu proses validasi dari LPSE. Data ini kemudian akan digunakan oleh verifikator untuk di verifikasi yang akhirnya akan mendapat persetujuan. Dalam proses validasi ini rekanan kemungkinan akan mendapat panggilan untuk menunjukkan data-data yang diperlukan oleh verifikator LPSE. Setelah lulus proses verifikasi, maka rekanan akan mendapat persetujuan dan langsung mendapatkan ID untuk login ke sistem LPSE yang terkirim lewat email yang dimasukkan tadi. Satu hal yang harus diketahui bahwa email rekanan yang sudah dipakai untuk mendaftarkan diri, tidak boleh dipakai dua kali. Apabila terdapat kekeliruan dalam hal ini, rekanan bisa mendatangi kantor LPSE terdekat untuk mendapatkan konfirmasi. Hal ini untuk menjaga-jaga terhadap kekeliruan atau kesengajaan yang berkaitan dengan persaingan usaha tidak sehat. Setelah bisa masuk ke dalam sistem, rekanan bisa menambahkan data-data rekanan yang diperlukan untuk mengikuti proses pelelangan. Salah satu contoh adalah data tentang SIUP, SBU, SIUJK, neraca, Identitas Perusahaan, Akta, Ijin Usaha, Pemilik, Pengurus dan data lainnya yang diperlukan sebagai syarat lelang. Makassar merupakan satu dari 23 kabupaten/kota yang telah menandatangani Pakta Integritas. Tetapi dari 23 kabupaten/kota itu, hanya empat yang dinilai lengkap penerapannya, yaitu Solok, Darmasraya, Banjarbaru, dan Makassar. Indonesia termasuk satu dari 15 negara yang menerapkan Pakta Integritas. Negara lainnya yakni Inggris, Jerman, Malaysia, dan Brazil. Untuk Kota makassar, akan dijadikan sebagai LPSE regional bersama-sama dengan Provinsi Riau. (DC) |
| 100 Sekolah Diusulkan Gratis | | |
| Wednesday, 14 May 2008 | |
| MAKASSAR,– Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar mengusulkan penambahan 100 sekolah gratis di Makassar untuk tahun 2009. Penambahan itu menyusul penerapan pendidikan gratis yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Sulsel di akhir Mei 2008,yang juga menjadikan Makassar sebagai salah satu prioritas dari 11 Kabupaten/ Kota se-Sulsel. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Makassar Natsir Azis mengungkapkan, pada 2009 jumlah sekolah yang akan digratiskan untuk tingkat SD dan SMP jumlahnya meningkat bila dibandingkan di 2008. Dengan jumlah SD yang diusulkan gratis sebanyak 89 unit dan SMP sebanyak 11 unit. Jumlah ini, tutur Natsir akan menampung 47.070 siswa di dua tingkatan sekolah itu. Dengan rincian untuk SD sebanyak 38.032 siswa dan untuk SMP mencapai angka 9.039 siswa. ”Untuk usulan ini alokasi anggaran yang diusulkan untuk APBD Pokok Makassar tahun 2009 sebesar Rp9,52 miliar, yang diharapkan mampu direalisasikan dengan bantuan dana dari pemerintah pusat dan provinsi melalui program MoU untuk sekolah gratis ini,”kata dia di ruang kerjanya di Makassar kemarin. Sementara untuk program sekolah gratis di 2008 ini, dia mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Sulsel untuk merealisasikan program tersebut. Tahun ini ada sekitar 46 sekolah yang digratiskan, yakni 41 SD dengan jumlah siswa 9.992 orang dan lima unit SMP dengan jumlah siswa 1.057 orang, dengan alokasi anggaran sebesar Rp3,08 miliar. ”Kami telah melakukan sinkronisasi antara program sekolah gratis Pemerintah Kota Makassar dengan pemerintah provinsi. Untuk program ini kami menganggarkan Rp3,08 miliar,”jelas dia Natsir memaparkan, sinkronisasi dilakukan karena Pemerintah Kota Makassar telah lebih dulu memiliki program sekolah gratis. Pada 2007 lalu,sebanyak 15 SD negeri dengan jumlah siswa 6.186 orang dan tiga SMP negeri sudah gratis dengan jumlah siswa 551 orang. Data Dinas Pendidikan Makassar menyebutkan, terdapat 365 SD negeri dan 38 SMP negeri. Dalam sinkronisasi, Pemprov Sulawesi Selatan akan membiayai 362 sekolah atau yang berada di luar tanggungan Pemerintah Kota Makassar. Sementara itu,Wakil Ketua Komisi D Samsu Niang mengharapkan seluruh sekolah di Makassar bisa digratiskan. Sehingga semua orangtua mampu menyekolahkan anaknya tanpa memikirkan biaya yang begitu besar. Apalagi di sekolah selain sistem gratis yang diterapkan, juga program dana biaya operasional sekolah (BOS) dan biaya operasional penyelenggaraan pendidikan (BOPP) sudah diterapkan di sekolah negeri. Di sisi lain, DPRD Sulsel meminta penerapan pendidikan gratis yang dicanangkan Gubernur dan Wakil gubernur Sulsel dilaksanakan secara proporsional. Pendidikan gratis harus berorientasi keadilan dan penyamarataan dalam penerapannya di seluruh kabupaten/ kota di Sulsel. Hal ini disampaikan oleh ketua Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur (LKPJ) 2007 gubernur Sulsel, Ajeip Padindang dalam rapat pimpinan DPRD diperluas kemarin. ”Pemprov harus menyusun model proporsional sehingga semua daerah bisa merasakan bersama program pendidikan gratis. Jadi azas penyamarataan dikedepankan," jelas Ajeip Padindang. (abriandi/ suwarny dammar) |
Ir. Ilham Arief Sirajuddin, MM (lahir di Kota Makassar, 16 September 1965) adalah walikota Makassar, Sulawesi Selatan untuk periode 2004-2009 yang juga menjabat sebagai Ketua Partai Golkar Kota Makassar. Ia juga merupakan manajer dan ketua umum tim sepak bola PSM Makassar. Sirajuddin adalah putra H. M. Siradjuddin, mantan Bupati Kabupaten Gowa. Ia menyelesaikan sekolah dasar dan menengahnya di Kota Makassar, melanjutkan SMA-nya di Kota Bandung, sebelum akhirnya kembali ke Makassar untuk melanjutkan pendidikannya di Universitas Hasanuddin dan Universitas Muslim Indonesia. | Monday, 12 May 2008 | |
| Makassar, Bakal calon Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin menjadwalkan deklarasi pencalonannya bersama Supomo Guntur di Anjungan Pantai Losari,21 Mei mendatang. Kepastian deklarasi ini disampaikan Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Makassar Farouk M Beta di sela-sela launching PSM tadi malam. ”Teknis pelaksanaannya sudah diurus Tim Media Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Mudah-mudahan tidak ada halangan,” kata Farouk. Dia berharap, dalam deklarasi tersebut partai-partai pendukung sudah bisa ikut bergabung untuk bersamasama mendeklarasikan koalisi guna memenangkan Pilkada Makassar yang rencananya digelar 29 Oktober mendatang. Sejauh ini,kata Farouk,pihaknya masih terus melakukan komunikasi politik dengan parpol lain untuk mendukung pencalonan Ilham. Sekedar diketahui, hingga kemarin, belum satu pun parpol yang menyatakan resmi berkoalisi dengan Golkar. Meski begitu, komunikasi Ilham ke beberapa elite partai, seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),Partai Bintang Reformasi (PBR),Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Bulan Bintang (PBB) terus berjalan. Sikap PDIP sendiri baru akan diputuskan dalam Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) pada 14 Mei mendatang. ”Kita sih menginginkan deklarasi dilakukan bersama dengan partai pendukung, sekaligus mendeklarasikan koalisi.Tapi,ini kanmasih ada dua pekan,” kata Aru, panggilan akrab Farouk M Beta. Tim Media IAS,Hendra Sirajuddin yang dihubungi tadi malam, membenarkan jadwal pelaksanaan deklarasi Ilham. Namun, Hendra belum berani menyebut dengan siapa Ilham akan dideklarasikan. ”Tidak etis jika saya menyebut nama. Sebab saya hanya ditugaskan untuk mengurusi teknis pelaksanaan deklarasi,” kata Hendra. Soal rencana koalisi dengan parpol lain,Hendra juga tidak berani berspekulasi. Namun, informasi yang diperoleh, hampir dipastikan dalam deklarasi 21 Mei mendatang, PDIP sudah ikut sebagai parpol pengusung. Adapun Rekercabsus PDIP yang rencananya digelar 14 Mei, tinggal mengetuk palu untuk mendukung Ilham- Supomo. Rencananya, Senin (12/5) malam ini, elite PDIP bahkan merencanakan untuk bertemu Ilham guna memantapkan dukungannya ke orang nomor satu di Makassar itu. Berdasarkan catatan,jika Golkar resmi berkoalisi PDIP, ini merupakan koalisi kedua dalam pilkada di Sulsel.Sebelumnya,koalisi Golkar-PDIP sudah terjadi dalam Pilkada Palopo, 5 Mei lalu.Hasilnya,paket yang diusung koalisi partai ini, yakni HPA Tenriadjeng-Rahmat Masri Bandaso mampu meraih suara 60,76% atau mencatat rekor tertinggi persentase suara di seluruh pilkada yang pernah digelar di Sulsel. Koalisi Permanen Sementara itu, dalam fit and proper test di Partai Bulan Bintang (PBB) di Hotel Delta Makassar kemarin, Ilham Arief Sirajuddin menawarkan koalisi permanen. ”Jika kemudian PBB berkenan bersama saya dalam Pilkada Makassar, hal ini tentu akan menjadi tanggung jawab saya untuk membangun partai ini, termasuk dalam pembangunan politik di Makassar,” kata Ilham. Dalam kesempatan itu, Ilham kembali menjelaskan tentang konsep Makassar menjadi kota dunia 2025. Konsep yang menjadi visi Ilham itu disampaikan secara mendetail di depan elite PBB. ”Ada yang menyatakan, konsep Makassar menuju kota dunia, tidak mungkin terwujud. Tapi saya bilang tidak. Ingat,Makassar pernah menjadi kota dunia dan amat dikenal di mancanegara,” ujar Ilham yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar. Ilham menambahkan,visi Makassar menuju kota dunia, merupakan rancangan program jangka panjang. ”Tapi setidaknya kita telah meletakkan fondasi yang nantinya bisa dilanjutkan oleh pemegang tampuk pemerintahan di Makassar,”katanya. Fit and proper test kemarin berlangsung alot. Beberapa akademisi seperti Dr Adi Suryadi Culla, Hermansyah Adi, Prof Muin Fahmal bahkan melontarkan pertanyaanpertanyaan kritis ke Ilham. Herman misalnya mempertanyakan komitmen pembangunan yang berbasis kearifan lokal. Herman menyebut, Ilham sudah melupakannya sebab saat ini tengah mengejar proyek-proyek mercusuar. Menjawab hal itu,Ilham menyebut, setiap pembangunan yang dijalankan selama ini, tidak pernah mengabaikan aspek kearifan lokal. Sebagai contoh, kata Ilham, revitalisasi Kerebosi dan Anjungan Pantai Losari. Menurut Ilham,kuburan Tujua di Karebosi malah diperbaiki. Begitu pun dengan revitalisasi Losari yang arsitektur dan anjungannya mengambil sisi etnis masyarakat Sulsel. Fit and profer testini dipimpin Ketua PBB Kota Makassar Muhammad Sahib. Dari lima kandidat yang diundang, hanya satu yang tidak hadir, yakni Idris Manggabarani. Selain Ilham,turut hadir tiga kandidat lainnya, masing- masing Herman Handoko, Supomo Guntur, dan Ridwan Musagani. (ai pasinringi-sin) |
Taufik Hidayat yang lebih di kenal dengan Upy adalah salah satu pemimpin Relawan 99 pendukung setia dari Calon Walikota Makassar Ir. Ilham Arief Sirajuddin,MM. Salah satu Tugas Pokok dari Relawan 99 adalah berjuang habis-habisan tanpa mengenal lelah untuk bisa membuat IAS (Ilham Arief Sirajuddin) kembali menjadi Walikota Mks untuk periode Ke-2. Hampir setiap hari bung Taufik Hidayat ini melakukan Show Force ke kecamatan & kelurahan yang ada di lingkungan Kota Makassar untuk bisa mengetahui kekuatan masa pendukung IAS, salah satu alasan dari ketua Relawan 99 ini mendukung sepenuhnya IAS adalah karena Figure dan Kinerja IAS sudah terbukti bagi masyarakat kota Makassar.
Pelebaran Pelabuhan, Pembangunan Anjungan Pantai Losari, Pengembangan Lapangan Karebosi, Pembangunan secara terus menerus di Kota Makassar, serta Peningkatan Mutu Pendidikan di Kota Makassar yang merupakan salah satu faktor membuat bung Taufik ini FAN"S berat kepada IAS, sebagai bentuk dukungannya Taufik ini di apreasiakan dengan membentuk RELAWAN 99 dimana di dalamnya di himpun para generasi Muda yang berpikir Maju serta mau memikirkan Makassar ke depan. Saat ini Team Relawan 99 telah beranggotakan di atas 1500 Orang dan semua tersebar hampir di seluruh Pelosok Kota Makassar dan semua memiliki satu Tujuan "Memenangkan IAS menjadi Walikota ke 2 Kali" dan itu merupakan harga mati dari Team Relawan 99.
Taufik tidak pernah mengenal Lelah dalam memperjuangkan Calon Walikota IAS, tanpa mengenal Siang dan malam tokoh muda yang satu ini dan cukup energik terus bergerak untuk memonitor perkembangan dari setiap Posko Relawan 99 yang tersebar di seluruh Kota Makassar, dan yang menjadi Markas besar Relawan 99 bertempat di Jln. Kancil. Di dalam Ruang Kerja Taufik terpajang AGENDA dari team Sukses dari Relawan 99 lengkap dengan Mapping Area dan nama-nama penanggung jawab serta No. HP dari masing2 Posko yang bisa langsung di pantau dari MABES Relawan 99.
Dalam setiap gerakan dari Relawan 99 ini terkesan santun kepada masyarakat yang di datangi dan umumnya para Relawan 99 langsung terjun ke masyarakat paling di bawah untuk bisa mensosialisasikan Program Kerja IAS. Berdasarkan Pengalaman di Lapangan yang di temui oleh team Relawan 99 di lapangan ada 2 hal yaitu :
1. Bahwa banyak masyarakat tetap mendukung kepemimpinan Pak Ilham, Alasannya Programnya, Jelas, Nyata sudah berjalan dan telah banyak dinikmati oleh masyarakat luas
2. Ditemukan 2 FITNAH besar terhadap IAS yaitu : PEMBUSUKAN KARAKTER IAS DI REVITALISASI Lapangan KAREBOSI, yang mengatakan bahwa Lap. karebosi telah dijual kepada investor, ini dilakukan oleh beberapa oknum yang tidak suka terhadap Kepemimpinan Kebijakan IAS merevitalisasi Karebosi karena oknum tersebut kehilangan lahan bisnisnya,,, di karebosi untuk kepentingan pribadinya yang kemudian dipersoalan karebosi ini difungsikan lagi oleh kepentingan POLITIK di PILWALI 2008, karena tidak bisa dipungkiri IAS adalah calon kuat yang kembali bertarung karena memang program IAS selama memimpin kota makassar terus mengalami kemajuan, hal inilah yg menyebabkan mereka-mereka ini MEMFITNAH IAS dengan mengatakan karebosi dijual dengan bahasa yg halus yaitu REVITALISASI YES, KEMERSIALISASI NO... padahal kenyataannya adalah Lapangan Karebosi tersebut hanyalah diperbaiki(revitalisasi) guna kepentingan masyarakat luas kota makassar, dan karena anggaran APBD makassar tidak dapat membiayai revitalisasi tersebut maka IAS berusaha melobi investor untuk menanamkan modalnya guna membangun kota Makassar. mengenai pembangunan TIDAK ADA BANGUNAN MALL diatas lapangan kareboasi tetapi dibawah lapangan dibangun sebuah pusat perbelanjaan serta lapangan parkir yg kemudian inilah yang dipihak ketigakan Kepada investor dengan kontrak masa waktu yg ditentukan (bukan milik pribadi). Inilah yang dikatakan menolak komersialisasi PADAHAl dengan diciptakannya lahan bisnis diBAWAH KAREBOSI tersebut maka secara otomatis menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan perputaran ekonomi kota makassar guna menambah PAD kota kita ....tetapi karena kepentingan pribadi beberapa kelompok maka mereka ini melakukan pembusukan karakter dengan menyebarkan issu kepada masyarakat bawah bahwa karebosi telah dijual oleh walikota, sungguh kejam.
2. ISSU KELAPARAN, issu ini, dilancarkan oleh lawan politik IAS di PILWALI makassar tidak lain agar ias tidak dipilih lagi oleh masyarakat di pemilihan berikutnya, dengan mengatakan bahwa ias tidak memperhatikan warga miskin makanya ada warga yang mati karena kelaparan,, SUNGGUH INI FITNAH YANG KEJI, padahal kejadian yang sebenarnya ini bukanlah kesalahan Walikota, tetapi mereka MENINGGAK KARENA SAKIT DIARE AKUT yang terlambat penangannanya oleh dokter. BERBEDA MATI KELAPARAN dengan MATI KARENA SAKIT DIARE, kalau kelaparan berarti TIDAK ADA MAKANAN dan kalau Mati karena sakit diare itu karena makanan tidak bisa masuk karena sedang sakit (makanan apapun itu kita tidak mau memakan) karena sementara sakit, yg kemudian terlambat dibawah kerumah sakit, maka Dg. Basse mengalami kematian, dan pada saat kejadian itu semua aparat membatu almarhum , mulai dari tetangga yg melapapor ke ketua RT lalu RT melapor ke Pak lurah, dan Camat Tamalate yg selanjudnya mereka-mereka inilah yang membawah almarhum kerumah sakit tetapi karena ajal telah ditentukan oleh yg maha kuasa maka dg. basse tidak dapat diselamatkan, tinggal anaknya yg dapat diselamatkan, seharusnya bila dg. basse (almarhum) menggunakan fasilitas Kesehatan gratis yg diterapkan IAS, pasti lain ceritanya, karena IAS telah menggratiskan pelayanan kesehatan gratis disemua puskesmas makassar siapa pun itu kaya maupun miskin tetapi karena program ini tidak dipakai mengakibatkan kematian, tetapi apapunitu adalah kehendak yang maha kuasa, ditambah lagi almarhum suka berpindah-pindah tempat yang menyebabkan tidak terdaftar sebagai warga miskin, (almarhum baru pindah kemudian meninggal ditempat barunya).
kejadian inilah yg kemudian diplintir oleh oknum politik yang meyebarkan kemasyarakat bahwa ADA YANG MATI KARENA KELAPARAN DI KOTA MAKASSSAR, WOOW kejam kali bah,,,, dan inilah yang kemudian difungsikan pula oleh media cetak,
Adapun isu mengenai Kelaparan yang baru-baru ini melanda warga makassar menurut Taufik bahwa berdasarkan data yang langsung di cek ke lapangan Media Cetak terlalu mempolitisir berita tersebut sehingga terkesan pak Ilham tdk memperhatikan Rakyat Miskin, dan pada saat Relawan 99 bertemu langsung dengan keluarga Korban ternyata pada saat kejadian Korban masih memiliki Beras dan yang terjadi adalah "Diare Akut" dan hal ini di buktikan dengan Video yang dimiliki oleh Ketua Relawan 99, di samping itu di tambah lagi Orang Tua dari Korban yang meninggal adalah Peminum keras sehingga yang menjadi tanggung jawab utama adalah Kepala Rumah tangga dan jika ada Rakyat yang Miskin harusnya melapor ke RT/RW dan Lurah setempat. Berdasarkan Data di lapangan Korban tdk melaporkan diri kepada Keluarahan setempat utk mendapatkan Status dari Pemerintah. Apalagi Korban adalah bukan asli dari Kota Makassar merupakan Pendatang Baru yang berasal dari daerah Bantaeng. Ujar Ketua Relawan 99, akan tetapi walaupun demikian Pak ILHAM akan tetap memperhatikan Orang seperti itu dan tidak menutup Mata. Biarlah Rakyat yang menilai.
"MAKASSAR UNTUK SEMUA " & IASmo CALON YANG TERUJI DAN BERPENGALAMAN, itu adalah salah satu Slogan dari team Kampanye IAS yang terpajang di Jalan-Jalan dan itu perlu di lihat lebih cermat lagi, apa benar ? banyak kebijakan-kebijakan Pak Ilham yang pada awalnya sangat di tentang oleh masyarakat Makassar dan pada akhirnya mereka bisa menerima karena manfaatnya ke depan sangat besar buat masyarakat sendiri walaupun ada sebagian masyarakat yang di rugikan.
Mengenai Pembangunan Lapangan Karebosi merupakan Konsep dari IAS untuk memberikan publik space yang gratis bagi masyarakat kota makassar, serta menciptakan lapangan pekerjaan sekitar 2.500 orang, menambah PAD kota makassar dan yang paling utama adalah menghilangkan tempat MAKSIAT pada malam hari (waria) akan tetapi pembangunan Lapangan Karebosi tentu saja akan tetap mempertahankan Statusnya sebagai Lapangan Bola yang di Minati oleh Kawula Muda pencinta Bola.
"TAK KENAL MAKA TAK SAYANG" mungkin pepatah tersebut pantas di ucap bagi orang-orang yang mendukung IAS, karena mereka tdk mengenal IAS lebih dekat lagi, dari sisi keluarganya gimana ? serta sepak terjangnya gimana ? sehingga ada orang hanya mendengarkan berita sepihak tanpa menelurusi kebenaran berita yang beredar. Untuk itu Kenallah Dia lebih dekat lagi insya allah anda akan jatuh hati kepadanya, Ucap Taufik.
Saat ini yang menjadi Faktor utama adalah Figure dari Pemimpin bukan partai yang mendukungnya, untuk itu yang menjadi harapan dari Team Relawan 99 agar Masyarakat Kota Makassar tidak salah memimpin Calon Pemimpin Kota Makassar Ke depan.
Saat ini Kota Makassar sudah bagus penataannya apalagi yang backup oleh sang Maestro Perencanaan Kota Ir. Dany Pomanto yang sudah di kenal oleh masyarakat Makassar tentu saja Pak Ilham tidak sendiri dalam membangun Kota Makassar. Ke Depan Pak Ilham Memiliki Visi menjadikan Kota Makassar KOTA DUNIA, Termaju dan Pusat peradaban. Dan ini tentu butuh dukungan dari Seluruh Lapisan masyarakat "TANPA ANDA SAYA TAK BERARTI" bukan itu yang pantas di tuliskan.
SELAMAT BERJUANG BUNG TAUFIK SEMOGA PERJUANGAN TEAM RELAWAN 99 BISA MEMBUAHKAN HASIL.UNTUK WARGA KOTA MAKASSAR, SULSEL PADA UMUMNYA.